6 Jenis Formasi Sepakbola Terbaik Yang Digunakan Tim Besar

  • May 9, 2020

Dalam pertahanan sepakbola terdapat tiga taktik yaitu pertahanan yang dilakukan secara individu, pertahanan yang dilakukan secara bersama, dan pertahanan gabungan dari keduanya. Ketiganya bertujuan untuk menghambat bola sehingga tidak membahayakan gawang dari serangan lawan.

Dengan posisi yang seperti ini, sangat cocok digunakan untuk bermain sepakbola yang baik. Keseimbangan antara bek, pemain tengah, gelandang dan penyerang tidak diragukan lagi.

Kokohnya area permainan disebabkan oleh peletakan pemain yang tepat. Dengan hanya dua pemain di sentral lapangan, menjaga bola ketika melawan tim yang memakai tiga gelandang bisa sangat susah. Namun, itu kadang dapat diatasi dengan mundurnya salah satu penyerang ketika bola berada di penguasaan lawan.

Catenaccio merupakan gaya permainan yang memainkan bola di daerah pertahanan sendiri sambil menunggu waktu yang tepat untuk melakukan serangan balik. Ciri khas taktik ini adalah man to man marking dan keberadaan pemain yang berfungsi sebagai libero.

Formasi yang terkenal dengan sebutan pohon ini populer dilakukan. Pemilihan teknik ini digunakan untuk menghadapi lawan yang memiliki kualitas permainan cepat serta sangat baik.

Di beberapa situasi memang tidak cukup kuat untuk membendung tim-tim yang memakai empat bek, terutama jika formasi yang dipakai lawan juga memakai winger. Hanya ada satu pemain di area sayap, yaitu wingback, yang membuat formasi ini kesulitan menghadang kombinasi winger dan fullback yang beroperasi di area tersebut. Sedangkan dengan hanya memakai tiga gelandang, ternyata tidak cukup ideal juga untuk menutup lebarnya lapangan guna bisa melindungi dua flank dengan kecepatan yang baik. Ada kemungkinan 7 tidak akan bergerak disekitar lapangan dalam formasi diatas. Bagaimanapun pemain akan tergerak keluar dari posisi membantu menutupi area lainnya dan mungkin akan mengambil posisi berbeda untuk membantu penyerangan.

Jika skema empat bek cukup tersiksa dalam fase transisi negatif, hal serupa tidak dialami oleh skema tiga bek. Jumlah tiga pemain di belakang sangat ideal untuk mendapatkan keseimbangan dalam fase ini. Dalam usaha untuk memperluas area sirkulasi bola tersebut, di skema empat bek sering kita lihat dilakukan dengan cara satu gelandang bertahan turun membelah dua bek tengah yang akan bergerak lebih melebar. Variasi lain yang bisa kita temukan adalah dengan satu gelandang bertahan turun ke salah satu sisi samping lapangan, sedangkan salah satu bek tengah bergeser ke sisi samping yang lain. Kedua variasi tersebut sama-sama membentuk tiga pemain di belakang yang posisinya juga mengisi lebar lapangan.

Nufail

E-mail : admin@tipsparaellas.com

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*